Ya’ahowu Komunitas Nias Selatan. Berita
yang saya baca dari Nias-Bangkit[dot]Com mengenai Fermentasi daun ubi
jalar sebagai pakan ternak yang ditampilkan oleh Hasannaha Gulö -Siswa
Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Gunungsitoli- meraih juara 1 pada lomba
inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) se-Kota Gunungsitoli. Merupakan
berita yang membanggakan bagi Warga Nias. Bukan itu saja, Pemerintah
Kota Gunungsitoli juga patut di acungi jempol dengan mengadakan
kegiatan seperti ini sebagai simbol dukungan penuh terhadap progres
pendidikan di Kotanya.
Di Info Unik kali ini, sebagai tambahan
pengetahuan bagi pembaca, adalah kutipan dari beberapa Karya Anak
Bangsa Indonesia lainnya yang membanggakan. Semoga Bermanfaat.
Alat Pembasmi Kanker Otak dari MITI
Kanker otak juga disebut sebagai
“silent killer” karena penderita penyakit ini biasanya langsung akut
seperti yang diderita komedian Indonesia, Epi Kusnandar. Kanker otak
sangat berbahaya berbagai usaha dan penelitian telah dilakukan untuk
menyembuhkan kanker otak. Salah
satunya adalah yang dilakukan oleh Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi
Indonesia (MITI) bekerja sama dengan CTech Laboratory yang berhasil
menemukan alat pembasmi kanker otak. Cara kerja alat pembasmi kanker
otak adalah menerapkan metode listrik statis dan sudah diuji oleh
penderita kanker otak kecil. Setelah diaplikasikan selama dua bulan
pasien tersebut dinyatakan sembuh total. Metode radiasi listrik statis
berbasis tomografi ini, sepenuhnya hasil karya anak bangsa Indonesia
yang akan menjadi terobosan dalam dunia kedokteran.
PC Tablet Wakamini
Seakan tidak mau ketinggalan dengan
vendor-vendor raksasa (seperti Samsung, Apple, LG, dll) yang
mengeluarkan produk device mereka (seperti PC Tablet, smartphone,
notebook dll), Indonesia meluncurkan PC Tablet Wakamini. Wakamini
adalah karya anak bangsa Indonesia yang membanggakan dan mampu bersaing
dengan produk-produk dari luar. Zyrex sebagai produsen peralatan
komputer Indonesia memproduksi PC Tablet Wakamini MP 1291 series Multi Touch dan Wakatobi Mini 963 yang diklaim 100% buatan Indonesia dengan harga berkisar 3 juta rupiah.
Laptop Axioo
Laptop atau notebook sudah menjadi
device yang paling banyak digunakan. Indonesia patut berbangga karena
salah satu karya anak bangsa yang mampu bersaing dan menembus jajaran
produk dunia dan menjadi salah satu produk yang mengadopsi prosesor Intel Core
generasi kedua. Produk tersebut adalah Axioo. Axioo Neon HNM menjadi
notebook 14 inci pertama di dunia yang sudah menggunakan teknologi
prosesor yang sebelumnya disebut Sandy Bridge. Axioo adalah salah satu komputer merek lokal yang didirikan oleh Samuel Lawrence dan Singgih Salim.
KRI Krait 827
Indonesia dengan wilayah perairan yang
luas memiliki banyak kapal perang sebagai pertahanan dan keamanan
negara. Kapal perang Indonesia didominasi oleh produk-produk dari
Amerika, Belanda dan Jerman. Namun kini Indonesia sudah mampu
memproduksi kapal perang yang dibuat oleh putra-putri bangsa Indonesia.
KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) Krait 827
adalah hasil kerjasama TNI AL melalui Fasharkan (Fasilitas Pemeliharaan
dan Perbaikan) Mentigi dan PT Batan Expressindo Shipyard (BES), Tanjung
Guncung. KRI Krait 827 berbahan baku aluminium, bertonase 190 DWT
dengan jarak jelajah sekitar 2.500 Mil. Dilengkapi dengan radar dengan
jangkauan 96 Nautical Mil (setara 160 Km) dengan system navigasi GMDSS area 3 dengan kecepatan terpasang 25 Knots, yang semuanya adalah 100% karya anak bangsa Indonesia yang membanggakan.
Mobil ESEMKA
Karya anak bangsa Indonesia kali ini
sangat membanggakan. Siswa SMK 1 Singosari Malang mampu membuat sebuah
mobil yang diberi nama Mobil Esemka. Mobil Esemka memiliki 5 jenis
varian yaitu SUV,
pick up double cabin, sedan, pick up single cabin, dan van. Siswa SMK
yang rata-rata masih berusia 16-17 tahun sudah dapat menciptakan cikal
bakal kemajuan teknologi Indonesia di bidang transportasi. Pembuatan
Mobil Esemka menelan biaya sebesar Rp. 175 Juta untuk 5 jenis mobil
Esemka yang lainnya dikerjakan oleh SMK-SMK lainnya. Mobil ini
dibandrol Rp. 80 Juta per unit.
Robot Tempur TNI
Robot banyak diciptakan untuk
mempermudah kerja manusia, ada banyak jenis robot, seperti robot
humanoid, robot medis, robot yang menyerupai hewan peliharaan dan robot
tempur. Indonesia mampu membuat robot tempur yang diciptakan tahun 2009
yang digerakkan dengan tenaga listrik dari dua baterai. Robot tempur
ini diciptakan oleh Lembaga Pengkajian Teknologi (Lemjitek) TNI AD,
Karangploso, Kabupaten Malang dan sudah beberapa kali diujicobakan.
Robot tempur berukuran 1,5 m kali 0,5 m dengan berat sekitar 100 kg
mampu mengangkut beban 150 kg dan memiliki kecepatan maksimal 60 km/jam
serta mampu menjelajah hingga 1 km dari pusat kendali. Robot tempur ini
adalah karya anak bangsa Indonesia yang membanggakan di bidang
pertahanan dan kemanan.
4. Senjata Pindad Indonesia
PT. Pindad adalah perusahaan negara
yang bergerak di industri manufaktur yang mengkhususkan diri dibidang
produk militer. Produk-produk ini dibuat untuk kepentingan komersial
yang diekspor keberbagai negara. PT. Pindad memproduksi senjata seperti
Sidearms, Submachine Guns, Assault Rifles, Battle Rifles,
Machine Guns, Sniper Rifles, Grenade Launchers, Mortar, Pistol, Panser
dan lain sebagainya. Produk-produk ini di desain, dikembangkan,
rekayasa dan fabrikasi serta perawatannya semua dibuat oleh putra-putri
Indonesia yang membanggakan.
Film Animasi “Pada Suatu Ketika”
Nah ini dia yang sedang hangat
dibicarakan di berbagai media, di TV, internet, dan media lainnya.
Sebuah karya anak bangsa yang membanggakan, sebuah film animasi pendek
yang diunggah di youtube. Sebuah film animasi yang terinspirasi film
Hollywood “Transformers” diciptakan oleh sekumpulan anak muda kreatif
yang menamakan dirinya LakonAnimasi. Film ini bercerita sarana
transportasi khas Indonesia seperti bajaj, kopaja, ojek yang berubah
menjadi robot dengan kedatangan alien dengan space ship-nya. Dengan
setting suasana keramaian pasar, pangkalan bajaj, kopaja dan ojek yang
menggambarkan “sangat Indonesia”. Film animasi ini tidak kalah dengan
produksi luar seperti Pixar Studio, Dreamworks Animation dll dan
diharapkan mampu bersaing dengan film-film Hollywood.
Anoa Indonesian Panzer
Inilah salah satu karya anak bangsa
Indonesia yang membanggakan, Anoa Indonesian Panzer. Anoa Indonesian
Panzer, kendaraan pengangkut lapis baja ini diproduksi oleh PT. Pindad
tahun 2006 sebanyak 150. Penamaan Anoa Indonesian Panzer berdesain
monocoque terilhami dari hewan mamalia khas Sulawesi dengan tampilan
yang tidak kalah dengan buatan Eropa. Anoa Indonesian Panzer dilengkapi
dengan baja anti peluru yang tidak akan tembus oleh AK47 atau M-16.
Memiliki kecepatan 90km/jam, dengan enam roda mampu menanjak dengan
kemirigan hingga 45 derajat dan mampu melompat selebar satu meter.
Meskipun Anoa Indonesian Panzer diproduksi dengan tujuan pertahanan dan
keamanan negara, namun beberapa negara menyatakan minatnya untuk
membeli Anoa Indonesian Panzer seperti Malaysia, Brunei Darussalam,
Oman, Bangladesh dan Nepal.
Pesawat Gatotkaca N-250
Pesawat Gatotkaca N-250 adalah pesawat
kebanggaan bangsa Indonesia yang diproduksi 100% oleh putra-putri
Indonesia di bawah payung PT. IPTN (sekarang PT. Dirgantara Indonesia)
tahun 1995. Pesawat dengan jenis regional komuter turboprop mampu
mengangkut 50-70 penumpang. Gatotkaca N-250 secara resmi dipamerkan di
Cengkareng tahun1996 oleh presiden Indonesia saat itu, Soeharto.
Produksi Pesawat Gatotkaca N-250 akhirnya menurun bahkan dihentikan
produksinya akibat krisis keuangan di Asia tahun 1998. Pesawat
Gatotkaca N-250 mulai dirintis kembali oleh BJ Habibie dengan
persetujuan SBY.


















0 komentar:
Posting Komentar